Senin, 13 April 2009

Ringkasan materi

MEDIA PENGAJARAN

I. PENGERTIAN MEDIA

Gagne dan Briggs (1982) menyatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang digunakan untuk menyampaikan isi metri pelajaran, yang terdiri antara lain buku, tape recorder, kaset, video kamera, vasio recorder, film, slide, foto, gambar, grafik, televisi, dan computer. Dengan kata lain , media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional dilingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

Menurut Bruner ada tiga tingkatan utama modus belajar yaitu pengalaman langsung (enactive), pengalaman pictorial/ gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic).

Gerlanch dan Ely (1971) mengemukakan tiga ciri media, yaitu :

  1. ciri fiksatif (fixative property), ciri ini mengamba rkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekontruksikan, suatu peristiwa atau objek.

  1. ciri manipulatif (manipulative property),
  2. ciri distributive (distributive property))

II. FUNGSI DAN MEDIA PENDIDIKAN

Fungsi utama media pengajaran adalah sebagai alat Bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.

Hamalik mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkkitkan keinginan dan minat yang baru, meningkatkan motivasi dan merangsang kegiatan belajar, dan bahwa membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.

Levie san Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media pengjaran, khususnya mediavisual, yaitu :

a. fungsi atensi, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk konsentrasi dengan isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.

b. fungsi efektif,

c. fungsi kognitif

d. fungsi kompensatoris.

Beberapa menfaat praktis dari penggunaan media pengajaran dalam proses belajarmengajar sebagai berikut:

1. media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan menningkaktkan proses belajar mengajar

2. media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat meningkatkan moyivasi belajar.

3. media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indra ruang.

4. indra pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru.

III. PENGENALAN BEBERAPA MEDIA

Berdasarkan perkembangan teknologi, media pengajarandapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu:

a. media hasil teknologi cetak, yaitu cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku daelektronik untuk materi visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis.

b. media hasil audio visual, yaitu cara menghasilkan atau cara menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyampaikan pesan-pesan audio visual.

c. media hasil teknlogi yang berdasarkan computer, merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor.

d. media penggabung teknologi cetak dan computer. Ini merupakan cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa media yang dikendalikan oleh komputer.

Seel dan Glasgow membagi jenis media pada dua kategori luas, yaitu pilihan media tradisional dan pilihan media teknologi mutakhir.

1. pilihan media tradisional.

a. visual dalam yang diproyeksikan

- proyeksi apaque

- proyeksi overhead

- slides

- filmtrips

b. visual yang tak diproyeksikan

- gambar poster

- foto

- charts, grafik, diagram

- pameran, papan info, papan bulu

c. audio

- rekaman piringan

- pita-kaset, reel, cartridge

- penyajian multimedia

- slide plus suara

- multi image

d. visual dinamis yang diproyeksikan

- film

- televise

- video

e. cetak

- buku teks

- modul, teks pemograman

- workbook

- majalah ilmiah

- lembar lepas

f. permainan

- teka-teki

- simulasi

- permainan papan

g. realia

- model

- specimen

- manipulatif

2. pilihan media teknologi mutakhir

a. media berbasis telekomunikasi

- teleconference

- kuliah jarak jauh

b. media berbasis mikroprosesor

- computer consisted instruction

- permainan computer

- system tutor intelegen

- interaktif

- hypermedia

- compact disk

IV. PEMILIHAN MEDIA

Pada tingkat yang menyeluruh dan umum pemmilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan factor-faktor berikut:

a. hambatan pengembangan dan pembelajaran yang meliputi factor-faktor dana, fasilitas dan peralatan yang telah tersedia, sumber-sumber yang tersedia.

b. peryaratan isi, tugas dan jenis pembelajaran.

c. hambatan dari sisi siswa dengan mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal, seperti membaca, mengetik dan menggunakan computer.

d. pertimbangan lainnya adalah tingkatan kesenangan dan keefektifan biaya.

e. pemilihan media sebaiknya mempertimbangkan pula:

- kemampuan megakomodasikan penyajian stimulus yang tepat ( visual/audio visual)

- kemampuan mengakomodasikan respons siswa yang tepat ( tertulis, audio atau kegiatan fisik)

- kemampuan mengakomodasikan umpan balik

- pemilihan media utama dan media skunder untuk penyajian informasi atau stimulus.

f. media sekunder harus mendapat perhatian karena pengajaran yang berhasil menggunakan media yang beragam.

Criteria yang patut diperhatikan dalam memilih media, yaitu:

a. sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

b. Tepat mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip aau generalisasi.

c. Praktis, luwes, dan bertahan.

d. Guru trampil menggunakannya.

e. Pengelompokan sasaran.

f. Mutu teknis.

V. PENGGUNAAN MEDIA

1. MEDIA BERBASIS MANUSIA

Media berbasis manusia ini digunakan apabila ingin mengubah anak dan dengan langsung mengawasi perkembangan anak. Media yaitu, rancangan yang berpusat pada masalah dan bertanya ala scorates. Langkah-langkah rancangan jenis pengajaran ini adalah sebagai berikut:

1. merumuskan masalah yang relevan.

2. mengindentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang terkait pada pemecahan masalah.

3. ajarkan mengapa pengetahuan itu penting dan bagaimana pengetahuan itu dapat diterapkan untuk pemecahan masalah

4. tuntutan eksplorasi siswa.

5. kembangkan masalah dalam konteks yang beragam dalam tingkatan kerumitan.

6. nilai pengetahuan siswa dengan memberikan masalah baru untuk dipecahkan.

Salah satu factor penting dalam pengajaran dengan berbasis manusia adalah rancangan pembelajaran yang interaktif.

2. MEDIA BERBASIS CETAKAN

Materi pengajaan berbasis cetakan yang paling umum dikenal adalah buku teks, buku penuntun, jurnal, majalah, dan lembaran lepas. Teks berbasis cetakan menuntut enam elemen yang perlu diprhatikan pada saat merancang, yaitu konsistensi, format, organisasi, daya tarik, ukuran huruf, dan penggunaan spasi kosong.

Peerancang pembelajaran ini harus dibuat menjadi lebih interaktif. Pperhatikan pentunjuk berikut:

  1. sajikan informasi dalam jumlah yang selayaknya dapat dicerna, diproses dan dikuasai.
  2. pertimbangkan hasil pengamatan dan analisis kebutuhan siswa
  3. perhatikan hasil analisis analisis respon siswa
  4. siapkan kesempatan bagi siswa untuk dapat belajar sesuai kemampuan dan kecapatan mereka
  5. gunakan beragam jenis latihan.

3. MEDIA BERBASIS VISUAL

Media berbasis visual (image atau perumpamaan) dapat memperlancaar pemahaman dan memperkuat ingatan. Bentuk visual bisa berupa gambar presentasi, diagram, peta, grafik.

4. MEDIA BERBASIS AUDIO VISUAL

Media visual tang menggabungkan penggunaan suara memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksinya. Salah satu pekerjaan penting yang diperllukan dalam media audio visual adalah penulisan naskah dan storyboard yang memerlukan persiapan yang bannyak, rancangan dan penelitian.

5. MEDIA BERBASIS KOMPUTER

Computer berperan sebagai meneger dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan nama computr manager instruction (CMI) dan ada juga yang berperan sebagai pembantu tambahan dalam belajar. Penggunaan computer sebagai media pembelajaran secara umum mengikuti proses instruksional sebagai berikut:

1) merencanakan, mengatur, mengorganisasikan dan menjadwalkan pengajaran.

2) Mengevaluasi siswa

3) Mengumpulkan data mengenai siswa

4) Melakukan analisis statistic mengenai data pembelajaran

5) Membuat catatan perkembangan pembelajaran.

Format penyajian pesan dalam informasi dalam CAI terdiri atas tutorial terprogram, tutorial intelegen, drill dan practice dan simulasi.

6. PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Perpustakaan merupakan pusat sarana akademis. Perpustakaan menyediakan bahan-bahan pustaka berupa barang cetakan seperti buku majalah, peta, surat kabar, karya tulis, serta bahan non cetakan seperti film, foto, kaset audio dan lain-lain.

Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara efektif memerlukan keterampilan, sebagai berikut:

  1. keterampilan mengumpulkan informasi
  2. keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi
  3. keterampilan menganalisis, menginterprestasikan dan mengevalusasi informasi
  4. keterampilan menggunakaninformasi

VI. PENGEMBANGAN MEDIA

MEDIA BERBASIS VISUAL

Visaulisasi pesan, informasi atau konsep yang ingin disampaikan kepada siswa dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti foto, gambar, ilustrasi, sketsa, gambar garis, grafik, bagan, chart, dan gabungan dari dua bentuk atau lebih. Gambar ilustrasi dibaut hampir menyamai kenyataan dan grafik merupakan responsitas simbolis dan artistic suatu objek atau situasi.

Keberhasilan penggunaan media berbasis visual ditentukan oleh kkualitas dan efektivitas baha-bahan visual dan grafik. Hal ini dapat dicapai dengan mengatur dan mengorganisasikan gagasan-gagasan yang timbul, merencanakan dengan seksama.

Dalam proses pengetahuan itu harus diperhatikan prinsip-prinsip desain tertentu, anara lain prinsip kesederhanaan, keterpaduan, penekanan dan keseimbangan. Unsur-unsur yang diprhatikan adalah bentuk, garis, ruang, tekstur dan warna.

MEDIA BERBASIS AUDIO-VISUAL

Media berbasis audio visual ini sangat menarik dan memotivasi siswa, materi audio dapat digunakan untuk:

a. mengembangkan keterampilan mendengar dan mengevaluasi apa yang telah didengar.

b. mengatur dan mempersiapkan diskusi

c. menjadikan model yang akan ditiru siswa

d. menyampaikan variasi yang menarik

Contoh dari audio visual yaitu tape recorder dan kombinasi slide dan suara.

MEDIA BERBASIS KOMPUTER

- Tutorial

Program pengajaran tutorial dengan bantuan computer meniru system tutor yang dilakukan oleh guru. Informasi atau pesan berupa konsep disajikan dilayar computer beupa teks, gambar dan grafik. Siswa diperkirakan telah membaca, menginterprestasi dan menyerap konsep, kemudai guru memberikan pertanyaan. Jika siswa menjawab benar maka computer menyajikan materi lanjut tapi jika siswa tidak dapat menjawab maka computer mengulangi materi kembali.

- Drill and practice (latihan)

Ini dilakukan untuk memahirkan keterampilan dan memperkuat penguasaan konsep. Setelah siswa diberi pertanyaan dan ia dapat menjawab pertanyaan itu kemudian computer merekam jawaban tersebut.

- simulasi

simulasi dengan bentuan computer mencoba untik menyampaikan proses dinamis yang terjadi di dunia nyata.

- permainan instruksional

ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Guru merancang permainan yang menarik yang bisa ditayangkan pada computer.

- factor pendukung keberhasilan CAI

- belajar harus menyenangkan

- interaktivitas

MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER DAN INTERACTIVE VIDEO

Multimedia adalah berbagai macam kombinasi grafik, teks, suara, video, dan animasi. Pengabungan ini merupakan suatu kesatuan yang bersama-sama menampilkan informasi, pesan, atau isi pelajaran. Jenis peralatan yang diperlukan yaitu computer, video, kamera, video casset recorder, overhead projector, multivision atau sejenisnya.

Informasi yang disajikan yaitu berbentuk dokumen yang hidup, dapat dilihat dilayar mmonitor atau ketika diproyeksikan ke layar lebarmelalui overhead projector dan dapat didengar suaranya. Multimedia bertujuan untuk menyajikan materi yang menarik, menyenangkan dan mudah dimengerti.

VII. EVALUASI MEDIA PENGAJARAN

Keefektifan pelaksanaan proses instruksional diukur dari dua aspek, yaitu:

a. bukti-bukti empiris mengenai hasil belajar yang dihasilkan melalui system instruksional

b. bukti-bukti yang menunjukkan berapa banyak kontribusi media atau media program terhadap keberhasilan dan efektifitas proses instruksional itu.

Data empiris yang berkaitan dengan media pengajaran secara umum bersumber dari jawaban terhadap pertanyaan-ppertanyaan :

  1. apakah pengajaran yang digunakan afektif
  2. dapatkah media pengajaran itu diperbaiki dan ditingkatkan?
  3. Apakah media pengajaran itu efektif dari segi biaya dan hasil belajar yang dicapai oleh siswa?
  4. Criteria yang dipillih untuk memlih media pengajaran itu?
  5. Apakah isi pengajaran sudah tepat disajikan dengan media itu?
  6. Apakah prinsip-prinsip utama penggunaan media yang dipilih telah diterapkan?
  7. Apakah media pengajaran yang dipilih dan digunakan benar-benar menghasilkan hasil belajar yang direncanakan ?
  8. Bagaimana sikap siswa terhadap media pengajaran?

Walker dan Hess memberikan criteria dalam meriviu perangkat lunak media pengajaranya yang berdasarkan kepada kualitas:

  1. kualitas isi dan tujuan

- ketepatan

- kepentingan

- kelengkapan

- keseimbangan

- minat

- keadilan

- kesesuaian dengan situasi siswa

  1. kualitas instruksional

- memberikan kesempatan belajar

- memberikan bantuan untuk belajar

- kualitas motivasi

- vleksibilitas instruksional

- hubungan dengan program pengajaran lainnya

- kualitas social interaksi instruksionalnya

- dapat memberi dampak pada siswa

- dapat memberi dampak pada guru dan pengajaranya

  1. kualitas teknis

- keterbacaan

- mudah digunakan

- kualitas tampilan

- kualitas penanganan jawaban

- kualitas pengolahan programnya

- kualitas pendokumentasiannya

tulisan ini dikutip dari buku karang
Prof. Dr. Azhar Arsad, M.A.

1 komentar:

nick Azza mengatakan...

yah...met berjuang aja ya,,,